Sahabat Allah

Audio: 

Nas: Yakobus 4:1-10

Ada proses dan pengorbanan dalam persahabatan, namun ada hasil yang tercapai, yaitu kedekatan dan keintiman. Persahabatan terbukti dapat merubah pola hidup seseorang. Permasalahannya muncul ketika sahabat kita adalah seseorang yang menularkan pola hidup yang buruk.

Dalam nas yang kita baca, dengan jelas menuliskan bahwa hawa nafsu dan persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah.

Gereja yang sehat secara komunal bergantung pada pribadi yang sehat secara personal. Tapi jemaat Yakobus dalam konteks ini bukanlah pribadi yang sehat. Jemaat sedang mengalami konflik dengan diri mereka sendiri dan sesama.

Beberapa hal yang Yakobus tegur adalah:

  1. "Membunuh". Ini dapat berarti harafiah dan juga berarti mengisolasi seseorang
  2. Iri hati
  3. Tidak berdoa/salah berdoa karena mereka berdoa untuk memuaskan hawa nafsu saja
  4. Pikiran dan perilaku mengikuti filosofi dunia


Ayat 5 mengatakan bahwa Allah mengingini roh kita dengan cemburu. Kecemburuan Allah berasal dari kasihnya kepada kita. Karena Allah sangat mengasihi kita, Dia terkadang harus menegur kita lewat hukuman.

Dengan menjaga hubungan yang intim dengan Tuhan, kita menjadi sahabat Allah. Dan hal tersebut dapat diuji dari apakah kita semakin menyerupai dunia atau menyerupai Tuhan.

Pembicara: 
GI. Benny Purwanto