Lihatlah Ke Depan

Audio: 

Nas: Filipi 3:10-15

Ketika kita hidup, kita telah memulai sebuah perlombaan dan kita harus menyelesaikannya, dan untuk melakukan itu kita tidak bisa berlari dan terus menatap ke belakang. Namun banyak orang tidak dapat menatap ke depan.

Apa yang membuat kita tidak dapat melihat ke depan?

- takut akan masa depan karena tidak tahu apa yang akan terjadi. Tidak memiliki tujuan ke depan membuat kita juga takut untuk hidup.
- banyak hal yang mengalihkan perhatian kita

Masalah hidup dapat menutupi penglihatan kita akan masa depan. Bukan hanya masalah, namun kesuksesan juga dapat menghalangi pandangan kita ketika kita larut di dalam kenyamanannya dan menemukan "sorga dunia". Kesuksesan itu bukanlah tujuan akhir melainkan hanya petunjuk yang mengarahkan kita kepada tujuan yang sebenarnya.

Ketidakpastian dalam hidup yang membuat kita tidak dapat memandang ke depan membuat manusia mencari jalur alternatif. Itu adalah naluri manusia. Namun hal ini sangat berbahaya apabila diterapkan pada kehidupan iman kita.

 

Bagaimana supaya kita dapat fokus melihat ke depan?

1. Melupakan belenggu masa lalu

Belenggu itu bisa berupa:
- dosa yang tidak mau kita tinggalkan. 
- beban masa lalu
- trauma, kekecewaan, kepahitan, ketakutan masa lalu

2. Mengarahkan diri kepada apa yang ada di depan

- berlari/fokus kepada tujuan
- fokus kepada panggilan sorgawi
- melihat apa yang tidak terlihat

Akan lebih mudah ketika tujuan kita kelihatan, seperti hadiah dalam perlombaan. Tapi tujuan sorgawi yang tidak kelihatan membutuhkan mata rohani untuk menatapnya.

Pembicara: 
GI. Aksi Bali