Kekayaan Orang Pilihan

Nas: Efesus 1:1-14

Setiap manusia menginginkan kekayaan. Kenyataan,sudah kaya tapi ingin tambah kaya. Tanpa kita sadari, kita pun seperti itu.

Dalam kitab Efesus, rasul Paulus mengucap syukur atas besarnya kasih karunia Tuhan. Paulus mengucap syukur kepada Tuhan atas berkat rohani. Bahkan seluruh kitab Efesus berisi tentang betapa kayanya berkat rohani Tuhan.

Dunia ini menidentifikasi kebahagiaan dengan kekayaan & materi. Gambaran sederhana yang dapat kita lihat adalah gadget. Seorang akan berusaha untuk menabung dan mengangsur gadget tersebut. Namun setelah beberapa hari, kesenangan itu akan hilang.

Ini tidak berarti kita tidak bekerja dan hanya ke gereja setiap hari. Namun, kita harus bekerja di dalam Tuhan, tidak terfomus kepada uang semata, sehingga kita pun akan mendapatkan kekayaan rohani juga.

Dalam ayat ke 3 tertulis bahwa berkat rohani itu TELAH dikaruniakan atas orang percaya.  Sebagai anak Tuhan, penyertaan Tuhan selalu ada atas kita. Seperti bagaimana Tuhan menyertai orang Israel ketika mereka keluar dari mesir. Contoh yang lebih konkrit terlihat dari penyertaan Tuhan dalam keseharian & usaha kita. Dalam penyertaan Tuhan, tidak ada yang perlu kita takutkan. Betapa besarnya kekayaan anak Tuhan, tidak semata-mata kekayaan materi. 

Di ayat ke 13-14, Paulus menulis bahwa kita telah dijamin. Tuhan telah membayar DP(down payment) dengan hadirnya Roh Kudus dalam hati kita. Kebahagiaan sorgawi yang TELAH dikaruniakan atas kita untuk terus menjadi berkat dalam suka atau duka dalam dunia ini, bukan semata karena kekayaan materi dunia.

Pembicara: 
Pdt. Bagio Sulianto