Ingatlah Sesama

Audio: 

Terkadang kita hanya memikirkan diri kita sendiri - kesehatanku, kepunyaanku, dll. Tapi kita tidak mau memedulikan sesama kita. Dalam Lukas 10:25-37 tentang orang Samaria yang baik hati, dalam ayat 29 menyatakan orang yang mempunyai belas kasihanlah orang yang mengerti siapa dirinya dan siapa sesamanya. Mengenal diri kita sendiri artinya mengenal sesama kita, artinya juga kita peduli dengan sesama kita. Mengenal diri perlu usaha keras.

Mengasihi artinya kehadiran kita, maksudnya bukan hanya sekedar berdiri, namun benar-benar ada untuk orang itu. Maka kalau kita mengasihi kita harus hadir dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Rick Warren menyatakan kebaikan itu haruslah kebaikan yang Tuhan kehendaki. Kalau kita mengasihi orang lain tanpa mengasihi diri kita, itu adalah kasih yang palsu. Kalau kita mengasihi diri kita tapi tidak mengasihi orang lain, maka kasih itu self-centered. 

Orang yang sulit menerima kesalahan orang lain adalah orang yang sulit menerima dirinya sendiri. Seseorang yang membenci orang lain adalah ungkapan bahwa ia tidak suka pada dirinya. Kita sulit melihat balok di mata kita, tapi mudah melihat selumbar di mata orang lain. Maka itu belajarlah pikirkan orang lain dan hubungannya dengan diri kita dan Tuhan. Jangan egois dan jangan berpusat pada diri kita.

Kasihilah diri sendiri dan tentunya juga harus mengasihi sesama. Demikianlah kita menunjukkan kasih kita kepada Tuhan.

Pembicara: 
Pdt. Bagio Sulianto