Hikmat Yang Dari Atas

Nas: Yakobus 3:13-18

Anatoly Moskvina

Seorang pria berumur 45 tahun membunuh 29 wanita yang berusia 15-26 tahun untuk dijadikan mumi dan dikoleksi di apartemennya. Setelah diselediki, dia adalah seorang ahli sejarah dan menguasi 13 tahun.

William James Sidis

Memiliki ayah seorang psikolog dan ibu seorang dokter. Pada umur 6 bulan dia sudah bisa bicara dan makan sendiri dengan sendok pada umur 8 bulan.

Pada usia 2 tahun dapat membaca koran new york times dan dapat menulis dengan bahasa inggris dan perancis.

Di usia 9 tahun dia diterima di Harvard university. Pada umur 16 tahun dia dapat lulus dengan cum laude. Dia membuat teori tentang dimensi ke 4 dalam tubuh manusia dan tentang blackhole. Dia memiliki IQ 250-300.

Namun dia mengalami tekanan sejak kecil dan dia meninggal pada umur 46 setelah hidup mengasingkan diri, menggangur dan sangat miskin.

 

Kita hidup dalam dunia yang menuntut dan mengandalkan kepintaran dan pengetahuan. 2 contoh di atas memberikan gambaran bahwa IQ tidak menjamin kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, setiap orang membutuhkan hikmat dan pengertian dari Allah. Hikmat(yunani: sophia/sophos) berbicara tentang kualitas hidup.

Ayat 13

  • ada beberapa pemimpin gadungan yang berpikir bahwa mereka memiliki pengetahuan dan pengertian yang lebih.
  • oleh karena itu Yakobus berkata "siapakah diantara kamu yang bijak dan berbudi?
  • baiklah mereka yang bijak berbicara lewat perbuatan dan kesaksian hidup mereka.


Ayat 14-16
Hikmat dari dunia

  • iri hati
  • mementingkan diri sendiri
  • memegahkan diri
  • berdusta melawan kebenaran

 
Hikmat tidak menyombongkan diri. 

"He who knows, does not speak. He who speaks, does not know". Lau Tzu

"The only true wisdom is in knowing you know nothing". Socrates


Ayat 17-18
Hikmat yang dari atas

  • murni: kemurnian/kesucian hidup
  • pendamai
  • peramah
  • penurut
  • penuh belas kasihan dan buah yang baik
  • tidak memihak
  • tidak munafik

 

Yakobus melihat kehidupan kekristenan sebagai sesuatu yang utuh dan integratif. Hikmat yang membuat kehadiran kita membawa suasana yang baik, bukan pembawa perpecahan. 

"A loving heart is the truest wisdom". Charles Dickens

Pembicara: 
GI. Aksi Bali