Buah Roh: Kesabaran

Audio: 

Nas: Galatia 5:22-23

1. Arti kesabaran

NIV : long suffering, penderitaan yang panjang
Yunani : lambat untuk marah (macro turme)
- Kemampuan untuk menahan diri dan untuk tidak membalas sesuatu yang keliru.
Tidak terburu-buru bertindak terhadap sesuatu yang salah.  Hal yang salah itu satu hal, namun bagaimana kita meresponi masalah tersebut adalah hal lain.
- Kemampuan untuk menerima sesuatu yang mengecewakan dengan sikap elegan. Punya jiwa yang besar menerima hall-hal yang mengecewakan.
- Kemampuan untuk menerima situasi yang sulit tanpa memberi "deadline" kepada Allah.
- Kemampuan untuk teguh berdiri karena yakin Allah "in control".
Punya keyakinan bahwa Allah memegang kendali dan walaupun tersiksa batinnya, tetapi tetap bertahan. Kalau anda dalam kesulitan finansial atau masalah lainnya, yakinlah Tuhan punya kendali.


2. Mengapa tidak sabar?

  • Itu adalah natur/sifat alami manusia
  • Keegoisan dan kesombongan
  • Gaya hidup instan. Semua harus melalui proses. Untuk mendapat nilai yang baik, seeorang perlu belajar; untuk bisa kaya, seorang harus bekerja keras. Kekayaan yang mudah anda dapatkan, itu akan dengan cepat menguap. Sebaliknya, kekayaan yang sesungguhnya adalah kekayaan yang didapat dengan proses kerja keras.
 

3. Bagaimana mengembangkan kesabaran?

Buah Roh hanya ada satu, tetapi mempunyai 9 aspek / 9 cita rasa. Apabila buah itu berkembang, maka semua cita rasa dari buah itu akan memancar dari hidup kita.

Ketika orang percaya menerima Yesus, Roh Kudus tinggal dan tubuhmu menjadi bait Roh Kudus. Roh Kudus yang tinggal akan memberikan karunia dan buah dalam hidup kita. Orang Kristen yang sejati dan menpunyai hidup baru berpotensi untuk hidup dengan Buah Roh.

Bagaimana mengembangkan benih yang Tuhan taruh dalam diri kita?

Buah dihasilkan melalui proses pertumbuhan.  uah perlu proses, pohon perlu dirawat, bertumbuh, mengeluarkan daun & bunga, baru kemudian berbuah dari kecil menjadi besar. Sehingga untuk mengembangkan Buah Roh, kita harus menjadi Kristen yang bertumbuh.

Pertumbuhan rohani tidak diukur dari berapa lama kita ke gereja, berapa aktif kita di gereja. Namun, Pertumbuhan & kedewasaan rohani ditandai dengan lahirnya Buah Roh Kudus. Oleh karena itu, tuntutlah diri kita untuk menjadi seorang yang bertumbuh dewasa dalam Tuhan.

Allah menerima kita apa adanya, tetapi Allah tidak membiarkan kita seadanya. Allah menyelamatkan kita yang berdosa, setelah itu Allah tidak membiarkan kita yang busuk & kotor,  tetapi Allah akan terus membentuk dan melatih kita agar kita tumbuh dewasa agar Buah Roh akan terpancar dalam hidup kita.

Pembicara: 
Pdt. Erwin S.